Total 7 Orang Warga Batam Positif Omicron

  • Share
Petugas Medis Dinas Kesehatan Batam sedang melakukan PCR terhadap salah satu warga

Batam (menaramedia.id) – Virus Covid-19 varian Omnicron resmi masuk ke Kota Batam, Kepulauan Riau. Total ada 7 orang warga Batam Positif Covid-19 varian Omicron.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi membenarkan ketujuh orang yang terkonfirmasi Positif Omicron itu.

Diketahui, sebelumnya ada 2 orang yang terkonfirmasi positif Omicron sebelum akhirnya Dinas Kesehatan meliris 5 warga Batam yang terkonfirmasi Positif COVID-19 Omicron.

“Warga Batam ada 5 orang sebelumnya ada dua PMI sudah kita rawat di RS Galang,” kata Didi melalui telfon seluler Jumat 28 Januari 2022.

Lanjut, dikatakan Didi warga yang terkonfirmasi Positif Omicron itu katanya masih masuk dalam kategori Probable atau Kemungkinan.

“Nah ini juga mengherankan, yang terjangkit awal ini malah tidak ada notifikasi probable. Makanya kita minta untuk periksa ulang lagi sampelnya,” Kata Didi.

Untuk kelima orang yang dimaksud, dua diantara merupakan karyawan perusahaan yang berada di kawasan Kabil, Nongsa, Batam, Kepulauan Riau.

Keduanya diketahui terjangkit dari salah satu rekan kerja, yang sebelumnya sudah di karantina di salah satu Rumah Sakit di Batam.

Sementara dua lainnya diketahui merupakan hasil pemeriksaan mandiri yang dilakukan di dua Rumah Sakit berbeda.

Keduanya diketahui baru saja kembali dari perjalanan luar kota, dan melakukan pemeriksaan PCR mandiri, sebagai syarat utama kembali beraktivitas di perusahaannya.

“Dua sampel lain ini, hasil PCR mandiri. Karena perusahaan mereka minta hasil PCR, sebelum masuk kantor. Mereka ini baru kembali dari luar kota,” paparnya.

Satu lainnya, dijelaskannya merupakan warga Batam yang kebetulan melakukan pemeriksaan di kawasan Bintan.

Meski begitu Didi menegaskan bahwa saat ini kondisi dugaan penyebaran varian Omnicron di Batam masih dalam kondisi aman.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi menghimbau agar lebih memperketat protokol kesehatan.

“Kan yang omicron yang dua itu. Saya belum tahu juga tengah malam di kirim wa nya coba tanya pak Didi aja deh.
Intinya protokol Kesehatan harus dilakukan. Vaksin maker itu kuncinya,” katanya.

  • Share