Tarif Parkir Naik 100 persen, Salim : Untuk Meningkatkan PAD

  • Share
Pintu masuk kendaraan di salah satu Mal di Batam

Batam (menaramedia.id) – Pemerintah Kota Batam menaikkan sejumlah target retribusi maupun pajak, termasuk pajak parkir. Kenaikan ini berdasarkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Batam, Salim mengatakan kenaikan parkir itu hanya berlaku untuk parkir khusus seperti mall, Rumah sakit dan lainnya bukan parkir tepi jalan.

“Itu parkir khusus saja yang naik yang tepi jalan tetap,” kata Salim Minggu 23 Januari 2022.

Kenaikan retribusi parkir itu bertujuan untuk meningkatkan pendapatan daerah (PAD) kota Batam. Dirinya menargetkan pendapat daerah dari retribusi parkir sebesar Rp40 milyar.

“Targetnya nanti 40 milyar dari retribusi parkir,” katanya Salim Minggu 23 Januari 2022.

Ia menegaskan, untuk tarif parkir tepi jalan masih sama yakni Rp 1 Ribu untuk motor dan Rp2 ribu untuk mobil. Pihaknya akan menindak tigas jika ada oknum yang mengutip tarif di atas itu.

“Perlu saja tegaskan tarif parkir tepi jalan tetap mengacu kepada aturan lama. Kalau ada yang meminta lebih dari tarif yang ditetapkan, tolong laporkan lokasinya, kami akan segera menindak jukir yang curang soal tarif ini. Jangan sampai masyarakat dirugikan,” tegasnya.

Pihaknya akan mengingatkan juri parkir untuk tetap menarik retribusi parkir tepi jalan dengan tarif yang lama. Meskipun target tahun ini cukup besar, pemerintah kota mencoba mencari solusi, selain menaikkan tarif retribusi parkir.

Selain itu, pihaknya juga masih menunggu kerja sama dan realisasi parkir online dengan Bank Riau Kepri. Hal ini akan diujicoba kepada 50 titik parkir tepi jalan. Hingga kini pihaknya masih menunggu realisasi kerja sama ini.

Hal itu upaya pemerintah daerah dalam mencapai hasil yang maksimal. Salim juga meminta parkir berlangganan untuk mengembalikan setoran saat sebelum covid-19 melanda.

“Saya rasa dua tahun ini sudah cukup diberikan relaksasi. Tahun ini kami coba untuk berbicara dengan pelaku usaha untuk mengembalikan setoran retribusi ke awal lagi,” bebernya.

Lanjut, target yang diberikan tahun ini cukup besar, ia berharap bisa mendapatkan hasil maksimal dalam tahun ini. “Berat memang, tapi kami coba lakukan yang terbaik lah biar PAD dari parkir ini bisa lebih maksimal dari tahun sebelumnya,” ujarnya.

Mengenai adanya aksi jukir yang meminta retribusi di luar ketentuan, mantan Kepala Dinas Kominfo ini memastikan akan menindak tegas. Perlu diketahui yang mengalami kenaikan adalah parkir khusus seperti di pusat perbelanjaan, sedangan tepi jalan tidak ada.

“Kalau memang ada laporkan kepada kami. Kami akan segera tindak dan turun ke lapangan untuk menindak oknum jukir yang curang kepada masyarakat,” tambahnya.

  • Share